(FIX) : Error Saat Proses Install Windows 10

by on 2020/06/11 · 0 comments

fix-error-message-windowsKamu saat ini mengalami masalah saat meng-Install Windows 10, muncul pesan error saat dimana harddisk tidak dapat di-Install Windows? Tenang!! Baca dan ikuti pengalaman menarik berikut, mungkin berguna bagi teman-teman.

Berawal saat saya mencoba melakukan Install Win 10 pada Harddisk baru, 1TB merk WD (Western Digital) di Komputer Desktop saya sendiri (Dual Core 3GHz, RAM 4GB). Spesifikasinya tinggi ya untuk saat ini…hihihi. Seperti biasanya saya siapkan Card Reader, dan Master Installer Windows 10 dalam SD Card 16GB (SD=Secure Digital). Sengaja Bootable tidak saya tanam di UFD/Flashdisk, karena memang pada awalnya semua flashdisk saya penuh. Dan hampir semua Bootable Installer Windows saya, Win 7, Win 8, Win 10 saya bikin di Memori SD Card ( kebetulan punya beberapa SD Card kosong jatah DSLR dan tidak terpakai ). Saya bikin semua Bootable Windows Installer dari Software Rufus!

Selanjutnya, yakin SD Card sudah nancap di Card Reader pada USB Port, hidupkan Komputer dan masuk BIOS dulu, saya setting untuk Boot Device pertama di USB Storage dan yang kedua Harddisk 1Terabyte nya. Lalu saya Save and Exit, untuk menyimpan setting BIOS Mainboard. Setelah restart dari BIOS, komputer berjalan normal, dan mengenali Boot Windows 10 yang ada di dalam SD Card.

Semua proses pre-Install berjalan lancar sampai pada proses pengenalan partisi harddisk ( list disk ). Di sini harddisk sempat saya partisi ulang karena karena dari pabriknya ya seperti itu, cuma 1 partisi saja. Lancar setelah partisi harddisk ( 3 partisi ), tapi muncul error saat saya memilih partisi pertama “Drive 0 Partition 1” ( rencana untuk system windows ). Intinya Windows tidak bisa di instal di Harddisk tersebut! Dan muncul pesan error/warning di bawah opsi/menu, bunyinya seperti berikut :






We couldn’t create a new partition or locate an exisiting one. For more information, see the setup log files.

we-couldnot-create-a-new-partition-or-locate-an-existing-one-2

Tanpa membaca detail pesan error tersebut dan tanpa pikir panjang, langsung browsing deh untuk cari solusinya. Seperti biasanya, langsung tanya sama mbah Google…Karena saking banyaknya Tutorial Error Installasi Windows, lebih nggak konsen lagi deh takutnya, saya pilih tutorial dari beberapa website/situs local dan luar negeri, lalu ikuti petunjuknya.

Dan berikut apa-apa yang telah saya lakukan serta hasilnya, dari petunjuk dalam tutorial-tutorial tersebut :

1. Lewat Disk Part ( Shift + F10 Windows Setup ) saya coba menconvert MBR menjadi GPT style; GPT to MBR; mengaktifkan Partisi; lalu Clean. Restart dan booting beberapa kali untuk melakukan itu. Hasilnya masih sama, saat masuk di sesi List Disk GUI, tetap muncul pesan error seperti di atas meski saya ulang membuat partisi lagi.

2. Mencoba beberapa kali membuat Bootable Windows 10 installer lagi lewat Rufus ( proses pembuatan lancar ), dengan opsi yang berbeda-beda dan mengganti-ganti SDCard, juga masih tetap sama, error seperti di atas!

memory-sd-card-16gb-rufus-mbr-bios-uefi-csm

3. Kurang yakin dengan Diskpart untuk mengelola ulang Harddisk, saya gunakan Software EaseUS ( dengan bantuan CPU lain). Tetap gagal, error masih sama.

4. Saya coba juga mengganti Port USB ( setengah konyol – mungkin saja ), masih menghasilkan error yang sama juga.

5. Sudah hajar BIOS, setting UEFI, CSM, Legacy OS, bla bla bla, tetep gagal!

6. Terakhir, BIOS Mainboard saya reset ( setting default ), dan dengan tetap berAsumsi bahwa Harddisk 1TB baru tersebut tidak bermasalah, master installer dari file ISOnya normal ( no corrupt, serta semua hardware lain dan CPU aman, akhirnya saya coba iseng mengganti Card Reader….Lalu nyoba install Win 10 lagi, trus sampai sesi List Disk GUI, bikin partisi ulang, install di partisi terpilih laahhhh ternyata Bisa!!! ( diiring dengan munculnya “system reserved” secara otomatis ).

partition-succes-no-error-system-reserved-auto-appear

copying-installing-finishing-file-windows-1-succes-no-error

Dari sini, installasi Windows 10 berjalan lancar tanpa kendala sampai masuk pada tampilan Desktop GUI-nya.






Memang biasanya saat saya melakukan installasi Windows menggunakan Card Reader versi lawas ( Card Reader B ), tapi kalau saat memindah data saya gunakan yang baru ( Card Reader A ), soalnya di Windows Explorer mudah connectnya dan cepat transfer datanya…Eh malah bermasalah saat dipakai Installasi, nggak support sama.

memory-card-reader-support-bootable-windows-installer

Kesimpulan :

Kesalahan dalam meyikapi pesan error saya akui dalam kasus ini. Tapi setidak nya jadi memahami hal-hal lain yang lain yang belum pernah dilakukan. Saat installasi Windows, terkadang dalam situsai dan saat tertentu butuh pengenalan antara Hardware dan software. Kemungkinan dalam bahasan ini Windows tidak mengenali Card Reader pada sesi List Disk GUI, dan butuh Driver.

5 / 5 stars     

Artikel ini ditulis oleh Mazdodot

Yang telah menulis 109 Artikel dalam Blog Kumpulan Artikel.

Nama aslinya Ade Setijo K, pemilik resmi situs dotcomcell.com, melalui blog ini mencoba berbagi ilmu dan pengalaman tentang Desain Web, Handphone, Komputer, Android, Multimedia, Tips Trik, Wordpress...read more >>

{ 0 comments… add one now }

Leave a Comment

Previous post:

Next post: