Cara Backup Database WordPress

by on 2013/04/05 · 2 comments

Backup Database WordPressApa itu yang dimaksud Backup Database WordPress?  Tidak asing kan bagi anda yang saat ini punya Blog atau Website dengan Core Engine WordPress, baik Anda yang telah memiliki Blog/website Selhosting/Share Hosting atau yang sering bekerja di lingkungan WP Offline di Localhost. Rasanya, sampai saat ini Backup Database adalah merupakan Menu Wajib dan Penting dalam dunia WordPress. Dilain sisi, arti dan maksud Backup Database sendiri penting juga untuk dimengerti serta dipahami, sehingga nantinya lebih memudahkan dalam melakukan manajemen Website atau Blog WordPress. Ingin tahu tentang Apa itu Backup Database dan Cara-cara Backup Database WordPress, ikuti penjelasan berikut ini.

Arti Dan Tujuan Backup Database WordPress

Seperti istilah Backup Sistem pada Komputer, Backup Database di WordPress intinya juga bertujuan untuk menyelamatkan  sistem (data utama). Istilah Backup dalam CMS WordPress sering muncul saat kita akan memberlakukan sesuatu yang penting pada Database WordPress tersebut. Entah saat kita akan Upgrade atau Update WordPress ke versi yang terbaru, Optimasi Database WordPress, Edit Database WordPress dan semacamnya. Atau bisa dikatakan kita akan melakukan suatu perubahan pada Database tersebut.

Beruntung sekali jika Anda mengerti serta memahami betul tentang perlakuan yang benar pada Database (mengerti php). Tapi bagi mereka yang masih Newbie dan awam apa itu variable, command/perintah dalam Database phpMyAdmin-MySQL, semua ini menjadi hal yang menakutkan dan momok tersendiri. Karena memang CMS WordPress merupakan sistem php yang kompleks,  dibangun dan didesain dari table-table berstruktur tersusun rapi dalam Database. Perlakuan salah sedikit saja, atau biasa dikatakan : kurang titik atau koma saja salah sehingga menghasilkan output sistem yang rusak atau Error.

Dengan melakukan Backup Database, kesalahan yang kita buat dapat di-restore atau dikembaikan lagi seperti semula, sebelum ada perubahan. Sehingga memperkecil resiko kesalahan yang kita buat saat mengotak-atik Database yang akhirnya  menyebabkan Database itu sendiri terhapus ataupun Korup.

Backup Database WordPress dan File WordPress

Sebenarnya apa saja sih yang perlu diselamatkan dalam Situs atau Blog WordPress?…Database WordPress sendiri terdiri dari Postingan (Artikel), Komentar, dan semua Link (tautan) dalam Blog (lihat Codex WordPress Backup). Dijelaskan juga di sana bahwa yang bisa di Backup selain Database tersebut ada juga “File lain” yang Penting untuk di Backup seperti : Core Instalasi WordPress; Plugin WordPress; Tema WordPress; Images dan File-file; JavaScript dan skrip-skrip PHP; File-file Kode lainnya; File-file Tambahan dan Halaman Web Statis. Agar anda lebih mudah memahami tentang Backup WordPress, saya akan sedikit mengulas 3 (tiga) Metode Dasar/Cara Backup Database WordPress Dan juga File-file dalam sebuah situs/blog wordpress, yaitu :

1.A. Cara  Backup Database WordPress  di Cpanel Hosting Manual | Tanpa Plugin

Perhatian! Bagi mereka yang pemula/newbie, untuk meminimasi resiko sekecil mungkin bisa mencobanya dahulu di WP Offline, silahkan anda aktifkan XAMPP-nya dahulu, kemudian ketik di browser : localhost/xampp > pada menu Tools di sidebar menu > pilih/klik phpMyAdmin > langkah selanjutnya bisa dilakukan seperti/mirip cara melakukan Backup Database WordPress di cPanel Hosting berikut :

Karena yang kita Backup adalah Database WordPress, berarti yang kita selamatkan adalah Postingan, Komentar dan Link saja. Untuk itu bagi anda yang sudah memliki Blog/website Selfhosting langsung saja masuk atau Log in di cPanel dengan username dan password yang diberikan pihak Hosting (ketik di address bar : cpanel.situsanda.com) > lihat area Database > pilih phpMyAdmin > pilih dan klik Database yang akan di Backup > Check All (cawang/centang semua struktur tabel) > pilih pada Tab di atas, Export > Exporting table form… > pilih Export Method: Quick – display only the minimal options > Format : SQL > Go > pilih Save file (file akan tersimpan di localdisk/harddisk komputer) > OK > tunggu beberapa saat/tergantung besarnya kapasitas/ukuran dari file Database > cek melalui Explorer. Selesai…berikut adalah gambar kronologis proses Backup Database tersebut :

phpMyAdmin di cPanel

 Pilih database phpMyAdmin

 Check All Table Structure

Export Save as type SQL

Browse Save File

 Size File SQL

1.B. Cara  Restore Database WordPress  di Cpanel Hosting Manual | Tanpa Plugin

Kalau anda mengenal Backup sebaiknya anda juga wajib mengenal istilah Restore Database WordPress yaitu yang bisa di artikan mengembalikan kondisi Database seperti semula, sebelum ada perubahan pada Database. Caranya sebagai berikut :

Pada kondisi Log in ke phpMyAdmin > Klik Database, dan pilih database yang akan di restore/impor > perhatikan keberadaan daftar table database ada atau tidak > klik Tab Import > cari file backup di localdisk/komputer  yang bereksistensi .sql , hasil dari Backup sebelumnya dengan klik Browse > cawang/centang Tombol pilihan SQL > Go…tunggu sampai proses selesai.

2. Total Backup File Dan Direktori Hosting | Full Website Backup No Plugin

Merupakan salah satu metode lain yang bisa digunakan untuk menyelamatkan Data File dalam website atau Blog WordPress dengan cara membackup-mengcopy semua data dalam Hosting, baik itu Database WordPress, File Image-gambar dan file-file yang lain. Caranya sebagai berikut :

Log in di cPanel > klik File Manager > Directory Selection > pilih Web Root (public_html/www), dan centang Show Hidden Files (dotfiles) > Go > pilih semua/blok Direktori dan file-file yang ada > klik kanan file terpilih > klik Compress.

 Compress File di cPanel Hosting

Muncul tampilan pilihan Comppression Type > pilih Zip Archieve > sesuaikan/rename file untuk memudahkan identifikasi, misal : Backup040413.zip > klik Compress File(s).

Compression Type Zip

Download File hasil kompresi tersebut lewat Menu Download di Area File Manager cPanel Hosting atau Drag and Drop menggunakan program FTP seperti Filezilla.

File Zip Hasil Total Backup

 Keuntungan cara atau metode ini, kita mendapatkan total salinan dari semua data yang ada di website. Selain kita juga tidak selalu mengandalkan pihak Hosting untuk mem-Backup Data Website atau blog kita (biasanya mereka Backup 3 hari sekali, itupun kalau layanan ini tersedia dan ada). Di beberapa kasus Blog sahabat, Hacker kadang suka iseng sampai masuk ke direktori dan menghapus folder serta file-file yang ada (dimungkinkan juga mereka menanam VIRUS di sana).

3. Automatic Backup Database WordPress | Menggunakan Plugin

Setelah memahami arti, tujuan dan cara Backup Database, untuk Blog Wordpres Anda bisa memanfaatkan Plugin-plugin Gratisan dari wordpress.org untuk Backup secara Otomatis. Mengapa saya berikan cara ini pada sesi terakhir, karena banyak diantara rekan Blogger sering menggunakan Plugin-plugin tanpa mengerti apa yang dilakukan (istilah otomatis bukan berarti bagus). Di lain sisi beberapa opsi-setting-pengaturan beberapa Plugin memang membutuhkan skill yang mumpuni agar memberikan hasil yang OPTIMAL!

Silahkan Download beberapa Plugin WordPress untuk Tujuan Backup, di link-link berikut :



WP-DBManager; BackUpWordPress; BackWPup; WP-DB-Backup; atau anda bisa memanfaatkan layanan Google untuk Backup Blog WordPress yaitu melalui Plugin Google Drive for WordPress, sedangkan Tutorial-nya langsung anda kunjungi melalui beberapa URL berikut :

http://wpmu.org/how-to-automatically-backup-your-wordpress-site-to-google-drive/

http://www.wpsquare.com/backup-wordpress-blog-google-drive/

Backup Database WordPress Dengan Google Drive  (versi Indonesia)

Atau bisa menggunakan layanan berbayar atau Premium seperti BlogVault.

Silahkan rekan-rekan baca dahulu Readme, Review maupun Testimoni yang ada dari masing-masing Plugin tersebut, kira-kira apa saja kemampuan mereka dan jenis File yang bisa di-Backup pada Blog WordPress anda!

Kesimpulan

Perlu diketahui, metode apapun yang anda gunakan untuk melakukan Backup Database ataupun File WordPress, Kunci sebenarnya terletak pada saat Restore dan hasil akhir-nya. Selama proses Restore Database tidak bermasalah, maka dapat dipastikan tingkat keberhasilan anda mengembalikan data 100% asli seperti semula.

Setidaknya anda sekarang harus memulai berpikir pentingnya melakukan Backup Database WordPress (terserah, manual atau otomatis ter-jadwal), jika tidak ingin kehilangan data, postingan hilang, skrip error, file-file penting terhapus bahkan Blog kesayangan tidak bisa dibuka sama sekali!

Yang penting menurut saya, jangan sampai saat indeksasi search engine seperti Google, Blog anda terbaca Error (syntax error) oleh bot crawl mereka. Berdasarkan pengalaman saya hal ini bisa berpotensi penurunan Page Rank dan kerancuan tampilan title-deskripsi Blog di SERP. Untuk itu, segera lakukan Backup, Backup dan Backup!

Semoga Berguna.

5 / 5 stars     

Artikel ini ditulis oleh Mazdodot

Yang telah menulis 105 Artikel dalam Blog Kumpulan Artikel.

Nama aslinya Ade Setijo K, pemilik resmi situs dotcomcell.com, melalui blog ini mencoba berbagi ilmu dan pengalaman tentang Desain Web, Handphone, Komputer, Android, Multimedia, Tips Trik, Wordpress...read more >>

{ 1 comment… read it below or add one }

lucky July 24, 2013 at 9:52 PM

makasih bos atas infonya,
saya kebetlan sedang mau backup data we saya
tks ya

Reply

Cancel reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: