Cara Backup Sistem Windows Xp-7 Menggunakan Norton Ghost 14.0-15.0

by on 2012/12/04. Updated 2013/05/05 · 36 comments

Backup Windows XP-7Backup adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kondisi komputer agar selalu fit terus. Dengan memiliki sistem komputer yang selalu sehat bebas dari virus, loading sistem cepat serta tidak gampang trouble, dapat dipastikan kontinuitas kerja anda ; seorang operator ataupun teknisi komputer-pun akan terjamin.

Selain itu, dengan melakukan Backup secara rutin dan terjadwal, kita dapat memperkecil resiko kehilangan waktu, tenaga juga biaya…Mengenai bagaimana cara melakukan Backup Data di Sistem  Windows Xp-Windows 7 di komputer atau laptop menggunakan Norton Ghost 14.0-15, silahkan ikuti dahulu penjelasan berikut.

Ide Dasar -Alasan –Tujuan dari Backup

Beberapa software yang tidak kompetibel , tidak support kadang coba dipaksakan untuk di-install, lalu hasilnya crash, registry windows error, sistem komputer hang – keyboard macet – mouse tidak bisa digerakkan, keputusan harus pencet tombol power atau reset yang pada akhirnya muncul blue screen ataupun tidak bisa masuk Windows. Masalah seperti ini bisa diatasi secara preventif melalui backup, jadi sebelum software bermasalah terinstall, setidaknya kita mempunyai salinan siistem yang sehat. Kalaupun os sampai hancur karena kesalahan instalasi software, melalui file backup anda bisa memperbaikinya dengan cepat dan mudah.

Terlebih lagi, seringnya harus install ulang lagi system operasi-os windows dan program-program/aplikasi yang lain, yang notabene menjemukan, satu persatu harus diinstall dan memakan waktu yang cukup lama. Apalagi tidak mempunyai simpanan CD Master Installer Windows ataupun program/aplikasi yang mendukung-nya. Dengan melakukan Backup kita akan mendapatkan File Backup yang suatu saat dapat dipanggil (install kembali) dengan cepat jika dibutuhkan, tanpa memakan waktu yang lama…ya, tanpa install ulang windows, driver dan semua program di dalamnya. Komputer dalam hitungan menit segera menjadi sehat dan fit serta gegas seperti semula!

Tujuan pembuatan artikel ini nantinya saya fokuskan hanya menjelaskan cara backup system C atau system windows di drive C sekalian program-program yang ada, sekaligus merestore-nya kembali melalui CD Bootable-maaf bukan Booting Via USB Flasdisk. Juga tidak saya jelaskan-nya cara Backup Data, karena untuk data lebih mudah dilakukan menggunakan metode copy paste, contohnya via flashdisk atau external storage yang lain.

Sebenarnya untuk system C anda juga bisa menggunakan Tool bawaan Windows lewat Start > Program > Accessories > System Tool > System Restore. Tapi kali ini saya mencoba share-kan Cara Backup menggunakan Norton Ghost 14.0 atau  Norton Ghost versi 15.0, karena cara keduanya hampir sama.

Cara Backup Menggunakan Norton Ghost 14.0 – 15.0

Anda orang sibuk? Baiklah agar tidak kehilangan momen penting serta berharga, silahkan segera melakukan Backup Sistem Komputer anda. Untuk itu sebelum melakukan Backup Sistem Windows, pastikan Kondisi Komputer anda memenuhi syarat-syarat berikut :

  • Sistem harus sehat, dengan artian : bebas dari virus, loading sistem windows cepat, tidak ada masalah dengan hardware atau software yang terpasang dan terinstall.
  • Buang atau remove aplikasi-program-software yang tidak penting, jika perlu pindah dahulu file-file hasil download di drive lain/flashdisk, agar File Backup yang dihasilkan dari proses ini tidak terlalu besar kapasitasnya, sehingga saat proses restore natinya juga lebih cepat.
  • Finishing semua langkah dengan Defrag Sistem C atau drive C saja, agar saat proses pembuatan File Backup berjalan lebih cepat dan lancar.

Setelah yakin kondisi sistem komputer baik-baik saja, anda harus menyiapkan Program atau Software Norton Ghost 14.0 atau versi 15 serta Norton Ghost SRDSymantec Recovery Disk, jika anda belum memilikinya silahkan download di link-link berikut :


Download Norton Ghost 14.0Download Norton Ghost SRD, untuk pengguna Windows XP silahkan Download Microsoft Netframework 2.0 dahulu sebagai pelengkap dan syarat installasi-nya.

Langkah-langkah cara melakukan Backup Sistem Operasi Windows menggunakan Norton Ghost :

  • Setelah anda sukses download serta instalasi Norton Ghost, silahkan jalankan Norton Ghost 14.0 di desktop (bikin shortcut) atau di Start Menu Program > Klik Tab Advanced > Pilih Drive C dimana sistem windows terinstall  > Task > Klik One time backup (terserah jika anda ingin menggunakan mode yang lain pada sesi ini).

Advanced Norton Ghost

  • Anda akan masuk di jendela/window Welcome to the One Time Backup Wizard > klik Next > Pilih Drives yang akan di Backup > pilih drive C > klik Next untuk memilih lokasi destinasi drive dan atau folder sebagai tempat untuk menyimpan file backup (saya memilih drive D:\backup-system) atau anda bisa membuat folder baru > lalu klik OK.

Destinasi File Backup

  • Pada jendela Backup Destination klik Next > OptionsSpecify recovery poin optionsCompression, pilih Standard lalu klik Next > Command Files klik Next > Completing the One Time Backup > klik Finish > muncul proses backup Progress and Performance, tunggu sampai muncul pesan Succeeded!> akhiri dengan Close.

Proses Backup

Progress File Backup Succeeded

  • Silahkan anda buka windows explorer, buka drive-folder dimana anda membuat destinasi untuk file backup. Jika terdapat 2 file backup, berarti sampai di sini langkah backup sudah selesai.

File Hasil Backup

Cara Recover File System Menggunakan CD Bootable Norton Ghost RSD

Jika sudah memiliki File Backup melalui proses/langkah di atas, berarti anda  sekarang telah mempunyai simpanan file sistem yang sehat dan siap digunakan sewaktu-waktu ada masalah. Ingin tahu proses recovery atau restore-nya, silahkan ikuti juga petunjuknya melalui langkah-langkah berikut :

  • Silahkan Burning atau bakar dahulu file image Norton Ghost RSD yang berformat .iso ke dalam sebuah CD via Nero atau Software Burning yang lain, setelah successfully masukkan lagi CD untuk Test Keberhasilan anda membikin Bootable CD. Tujuan dibuatnya CD Bootable Norton Ghost RSD, kita bisa memanggil  File Backup yang dihasilkan oleh Norton Ghost.

Autorun CD Norton Ghost RSD

  • Untuk membuktikan apakah CD tersebut dapat Bootable, siilahkan Restart Komputer dan saat Boot segera Tekan tombol keybord Del, F1 atau F2 ( tergantung type-jenis-merk chip BIOS Komputer atau Laptop anda) untuk masuk Setup BIOS, atur pada Advanced BiosStartup/Boot pilih CD/DVDROM/Optical drive sebagai First Boot. Simpan pengaturan melalui Save Changes and Exit > Komputer akan restart lagi dengan settingan yang baru > jika muncul tulisan Press any key to boot from CD or DVD tekan ENTER > akan ditampilkan Windows is loading filesLoading drivers

Loading CD Norton Ghost RSD

Loading CD Norton Ghost RSD

  • Tunggu selesai loading hingga masuk ke tampilan > Symantec Software Licence Agreement > klik Accept >  opsi Recover > pilih Recover My Computer > Welcome to the Recover My Computer Wizard > Next > tunggu hingga Searching for recovery points selesai > Recovery Point to Restore > View by : pilih Filename > klik Browse untuk memilih-mencari file yang telah di backup sebelumnya > format dari image file adalah > File of type : Recovery Points (*.v2i, *iv2i, *.pqi).  Drive Folder Destination

File Backup Norton Ghost

  • Klik Open, pilih drive yang akan direstore, mungkin jika tidak ada/tidak muncul, klik Add pilih drive yang akan di restore > Cawang/centang Reboot when finish > klik Finish > klik Yes untuk memulai recovery.
  • Ikuti perintah selanjutnya sampai proses Recovery-Restore File Sistem selesai sepenuhnya. Proses ini berjalan beberapa menit, dan tergantung juga dari Spesifikasi Hardware Komputer anda dan juga kesiapan sistem seperti yang saya jelaskan sebelumnya. Kebetulan yang saya gunakan adalah Laptop Toshiba Satellite L510 Core i3 memori 2GB, proses restore berjalan kurang lebih 5 menit-an.
  • Jika setelah selesai proses recovery-restore Norton Ghost RSD tidak menampilkan pesan Restart komputer, silahkan Eject/ambil CD Bootable tersebut, kemudian Restart menggunakan tombol Ctrl-Alt-Del atau pencet saja tombol reset pada Front Casing. Selanjutnya komputer akan booting menggunakan sistem yang Baru, yang tadi anda Restore.

Kesimpulan Umum

Backup atau Cloning? Apakah backup dalam tema ini bisa disebut cloning atau clone. Secara umum dengan melihat tujuannya, BISA! Karena keduanya sama-sama bertujuan untuk menyelamatkan system/data dengan hasil akhir adalah penggandaan atau membuat salinan data.Tidak masalah apapun program atau software Backup yang anda gunakan, yang penting file hasil backup mampu dipanggil serta di restore kembali oleh software yang bersangkutan.

Terakhir, siapa sih diantara kita yang tidak ingin memliki sebuah sistem komputer yang handal? Yakinlah dengan mempunyai-nya, maka saya pastikan anda akan lebih betah serta senang bekerja dengan komputer.

Jika artikel bermanfaat untuk anda, silahkan

5 / 5 stars     

Artikel ini ditulis oleh Mazdodot

Yang telah menulis 105 Artikel dalam Blog Kumpulan Artikel.

Nama aslinya Ade Setijo K, pemilik resmi situs dotcomcell.com, melalui blog ini mencoba berbagi ilmu dan pengalaman tentang Desain Web, Handphone, Komputer, Android, Multimedia, Tips Trik, Wordpress...read more >>

{ 36 comments… read them below or add one }

Mona December 10, 2012 at 11:42 AM

saat Recover File System apakah partisi c nya harus di format dulu ?

Reply

Ade Setijo K December 10, 2012 at 11:49 AM

Nggak perlu (jika anda sudah punya File Backup dari Norton Ghost)…Otomatis saat proses Restore akan menindih/overwrite data sistem sebelumnya (plus sesi format…tapi mungkin nggak nampak).

Reply

Gagas December 26, 2012 at 4:37 PM

Mau nanya mas, kalo misalnya terhadap aktivasi windownya ngaruh ga? Maksudnya setelah recovery saya harus melakukan aktifasi lagi atau tidak usah? Kebetulan saya pake window ori/asli yang mengaktifkan lisensinya harus melalui telepon langsung ngbrol dengan orang microsoftnya (cabang Indonesia) karena saya sudah pernah install ulang laptopnya beberapa kali, jadi aktifasi window via onlinenya tidak berfungsi lagi (harus melalui telepon, begitu kata mbak operator microsoftnya) bagaimana mas? Terima kasih sebelumnya :)

Reply

Ade Setijo K December 26, 2012 at 11:48 PM

Nggak pengaruh kok Gas…kalo install ulang windows lagi, pasti musti memang wajib aktifasi key lagi secara OL (baik lewat Internet maupun by customer OL-nya). Kebetulan aku juga pakai XP ori dan aktifasi pakai key di stiker OEM-nya tuh. Di artikel sdh aku jelaskan bahwa Backup System sama dengan CLONING, paham ya, ok.

Reply

Gagas December 29, 2012 at 12:32 AM

Ok mas terima kasih banyak, saya mau coba cara backupnya dengan menggunakan software norton ghost. Hatur nuhun. Sukses terus. :)

Reply

Besek Bosok December 30, 2012 at 8:58 AM

ngomong-ngomong ada resikonya gak bang?
ane kalo begitu paham suka salah langkah atau ada yang dilewatin satu langkah, takutnya malah kacau semua.

Reply

Ade Setijo K December 31, 2012 at 11:21 AM

Gak usah ragu, ikuti step by step…tidak ada ruginya. Coba dulu dong, kalo ada masalah silahkan share saja di sini,ok.

Reply

heri January 24, 2013 at 3:08 AM

klu untuk Norton Ghost SRD biar bisa boot lewat usb flasdisk caranya gmana kang?
mohon bantuanya

Reply

Ade Setijo K January 24, 2013 at 5:50 PM

Wah panjang critanya…gini, coba googling/cari Tutorial tentang cara boot Windows via USB Flash Disk dahulu, kemudian sedikit inovasi aplikasikan di sana, kalo nggak salah ada kok tutorial bikin Norton RSD bisa Boot lewat UFD…

Reply

Calista March 9, 2013 at 7:44 PM

saya ada 2 hardisk, yg HDD-1 berisi system & sudah saya backup pake norton ghost 15. kemudian saya recover system ke HDD-2 kok gak bisa booting yah? padahal saya lihat isinya sama persis dgn HDD-1. kedua hardisk itu memang berbeda kapasitas, apakah itu berpengaruh?
pada saat recovery itu saya booting-nya bukan dari CD bootable norton RSD tapi langsung dari HDD-1 yg semula udah ada systemnya. apakah itu berpengaruh?

maksud saya mau coba bikin CD bootable norton RSD sesuai petunjuk di atas. udah saya ikuti semua tapi CD-nya gak bisa dipake utk booting. salahnya di mana yah kira2?

mohon pencerahannya yah bang…makasih :)

Reply

Ade Setijo K March 10, 2013 at 10:43 AM

Aku jawab dengan berbagai kemungkinan ya Cal :
1. Apa HDD-2 di BIOS sudah diatur sebagai First Boot?
2. Mungkin SET Active Partition HDD-2 harus Manual.
3. Mode Recover dalam Norton Ghost dipilih MyComputer, partisi atau Files (cz aku nggak tau Masing2 HDD kamu berapa partisi-nya).
3.Kalau sudah merasa sesuai petunjuk, tapi CD Bootable nggak jalan, coba atur IDE Interface di BIOS…pakai IDE atau SATA > AHCI atau Compatible (coba one by one).

Reply

Calista March 11, 2013 at 9:56 PM

saya jawab/tanya lagi yah bang:
1. sudah diset sebagai first boot, bahkan HDD-1 saya copot kabelnya utk memastikan system bisa berjalan/tidak
2. caranya gimana tuh bang?
3. saya pilih MyComputer. HDD-1 & 2 saya partisi masing2 jadi dua partisi
4. HDD saya pake SATA. maksudnya settingan diganti ke AHCI gitu? gimana caranya?
saya pake CD bootable recovery disc dr windows-7 nya bisa booting tuh, tapi kalo pake CD norton SRD gak bisa booting

minta pencerahannya lagi yah bang…makasih

Reply

Ade Setijo K March 12, 2013 at 11:39 AM

Aku sudah terapkan di win xp & win 7 di atas (win 8 blm)…semua nggak ada masalah, baik itu pada laptop ataupun cpu desktop! Biasanya kesalahan Booting lewat CD Norton SRD karena di dalam Norton SRD (SRD v14) masih belum terisi driver AHCI untuk chipset2 terbaru. Untuk mengatasinya, masuk BIOS Setup (tiap laptop/desktop beda, tapi intinya sama) cari IDE Interface atau yang semacamnya, atur konfigurasi jadi IDE, bukan AHCI!…Untuk metode cloning ke HDD lain di satu CPU, silahkan di eksperimen sendiri dan usahakan ke2 hdd punya jumlah partisi dan kapasitas yang hampir sama/sama/lebih besar (resiko kecil).

Reply

Edi Wijaya April 12, 2013 at 9:16 PM

Terima kasih infonya bang ade, ijin download ya, kebetulan saya belum punya file image Norton Ghost RSD.
Mau coba dulu ya, nanti saya share hasilnya,..

Reply

ELKI April 14, 2013 at 5:53 PM

mas.. saya mo tanya..
kalo misalnya saya coba backup suatu sistem (sebut saja sistem C), terus saya coba backup an tadi di instal di HARDDISK YANG BERBEDA (sebut saja sistem E), tapi spesifikasi hardware lainnya sama persis… (jadi saya punya 1 PC dengan 2 harddisk berbeda)

terus udah di instal tuh backup systemnya, terus pas saya coba, pas masuk windows di KOK GA ADA SUARANYA ?? mau nyetel lagu di winamp ada bacaan “BAD DIRECT SOUND”, padahal lambang audio di layar kanan bawah muncul kaya system yg biasa nya… saya pake 2 harddisk disini…

mohon pencerahannya ya mas :)

Reply

Ade Setijo K April 14, 2013 at 6:33 PM

Kalo sound normal di HDD master (sistem C) dan software2 di hasil cloningan/backup semua berjalan normal juga di Sistem E…berarti ada masalah di Setting Audio (bisa berubah karena lokasi Drive jadi berbeda)…atau coba Googling “BAD DIRECT SOUND”…oh ya, kamu pakai win xp atau win 7?

Reply

Magua April 17, 2013 at 4:23 PM

gan, gimana kalo file image (windows backup) kita letakkan di flashdisk trus file SRD iso kita burn ke flashdisk tadi. kemudian kita lepaskan HDD utama dan diganti dgn HDD kosong, trus boot dri flashdisk yang sdh ada file hasil burn dari file SRD iso. bukannya lebih gampang dan gak khawatir kalo2 HDD utama ikut jdi kosong

Reply

Ade Setijo K April 17, 2013 at 7:44 PM

Ide bagus dan praktis…selama Bootable pakai UFD tersebut masih bisa membaca dan mengambil file image backup dalam UFD itu sendiri…silahkan dicoba.

Reply

agus May 8, 2013 at 10:54 AM

Bro, maaf nih OOT, windows 7 bisa gak dibackup pakai ghost v11.5 (under DOS) walaupun ghost v11.5 sudah support NTFS dll? Karena saya pernah coba, pada saat restore (image to partition) berhasil, HDD tidak mau booting… Thanks

Reply

Ade Setijo K May 9, 2013 at 1:10 PM

Ow gitu ya Gus?…aku nggak pernah nyoba Ghost Under DOS, kecuali untuk Windows 98, itupun sudah dulu banget, skrg agak lupa caranya…salah satu eksistensinya kalo gak salah GHOST.ERR n GHOST .EXE.

Reply

Irwan May 13, 2013 at 5:35 PM

Mas,, saya backup pakai Ghost yg versi 15,,
trus saya recover pakai Ghost SRD yg versi 14..
kira-kira bisa gak..??

Reply

Ade Setijo K May 13, 2013 at 9:16 PM

Kira-kira sudah dicoba belum? Dan apa sih susahnya Download RSD versi 15?….gak usah aneh2 lah Wan…memang awalnya gimana? hehehe

Reply

Olah Warta June 5, 2013 at 3:06 PM

Mas mau tanya,
cloning dengan cara diatas itu dalam keadaan pc/hdd sudah terinstall windows atau pas pc dalam keadaan belum ada windows dan lain-lainnya ya ?
Maksudnya disini rencananya saya mau bikin backup-an salah satu pc yang akan saya install ulang (biar sehat seperti yang mas sarankan, hehe), kemudian mau saya restore di pc lain gitu mas?
Terimakasih

Reply

Ade Setijo K June 5, 2013 at 9:12 PM

Yaiyalah brow, sesuai judul artikel…jelas ada Windows-nya dong..hehe

Reply

ixed August 13, 2013 at 2:31 PM

bang “Norton Ghost SRD” itu bisa dipake back up under dos gak?

Reply

Ade Setijo K August 14, 2013 at 11:11 AM

Mungkin bisa under dos…aku belum coba. Silahkan cari dan baca manualnya tentang pemakaian Norton Ghost SRD lebih lanjut.

Reply

agung September 19, 2013 at 2:15 PM

mas denger-denger ada versi norton ghost yang tidak kompitible dengan HD sata, soalnya HD di pc saya Sata itu gimana ya solusinya

Reply

Ade Setijo K September 20, 2013 at 2:03 AM

Kalo sumber dapat dipercaya, silahkan dipertimbangkan lagi tutorial di atas. Tapi selama ini dah aku coba berapa kali (aku pakai HDD SATA) nggak ada masalah tuh (pakai cara n software di atas)! Kalo ragu silahkan cari informasi lebih banyak tentang Norton Ghost n pelajari…yang terbaru dan di main sitenya.

Reply

siti September 29, 2013 at 9:14 AM

itu pakai netframework 4.0 bisa ta atau harus versi 2.0 mohon pencerahannya mas

Reply

Ade Setijo K September 29, 2013 at 4:36 PM

Aku pakai Netframework versi 2.0…

Reply

pawiro October 3, 2013 at 6:39 PM

gan kl buat backup windows 7 bisa gak, soanya aku nyoba yang ver 15 ber xx gak bisa.untuk responnya terimakasih

Reply

Ade Setijo K October 4, 2013 at 6:36 PM

Bisa kok…aku dah coba berkali2 di laptopku yg ber-Widows 7 baik versi 14/15…baik backup maupun restorex gak ada masalah!

Reply

riri septiani November 10, 2014 at 9:35 AM

Pak saya kan mau install ulang karna pc saya terlalu lelet dan banyak virus.. setelah saya melakukan installasi ulang , awalnya memang ada dua partisi yaitu c dan d, dan data saya semuanya sudah di backup ke lokal d.. pada saat nginstall saya format lokal yang c .. kebetulan saya install os xp..
dan skip
skip
skip
semua berjalan normal,,
sampai akhirnya selesai, saya langsung melihat data saya..
dan hasilnya itu data data saya hilang !!!
Yang mulanya c 70 gb dan d 90 gb sekarang menjadi c 125 gb dan d 16 gb..
lokal d sama dengan lokal c ada program,user, dll.
dan datanya hilang tak tau kemana…
apa mungkin lokal d pindah dan bercampur dengan lokal d ?
mohon bantuannya….
gimana cara membackupnya ??
Terimakasih

Reply

Ade Setijo K January 13, 2015 at 2:44 PM

Biasanya kalo sudah begini , pertama kita harus menyediakan HDD cadangan yang lebih gede, untuk menyimpan proses konversi data dari HDD yang bermasalah…

Reply

Fariz Hustha December 27, 2015 at 4:39 PM

Bang Ade kan laptop saya dibackup pakai ghost v.11.5 dan saya mau merestore ke pc yang beda motherboard…apakah bisa itu?..mohon pencerahannya bang ade

Reply

Ade Setijo K January 15, 2016 at 9:22 AM

Saya sudah mencoba Restore Backup file ke PC dengan spesifikasi hardware yg hampir sama, setidaknya chipset dengan merk sama , Intel…dan sukses… Saya belum mencoba untuk CPU atau PC dengan spesifikasi bedanya jauh…silahkan dicoba.

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: