How to-Cara Install Windows 7 Ultimate di PC Tablet Windows NEC Lavie Touch LT550/FS

by on 2012/01/23. Updated 2012/05/04 · 0 comments

Nec LavieSaat pertama kali datang Tablet Windows NEC Lavie LT550/FS ter-install Windows 7 Home Premium menggunakan Bahasa Jepang, serta tidak tahu tampilan hurufnya berjenis hiragana, katakana, atau kanji. Yang pasti, Japan punya. Untuk itu sulit juga harus mengawali dari mana, habis lihat tulisan dan hurufnya saja setengah nggliyeng-nggak ngerti blazt! Lagian layar 10,1 inci huruf –nya kecil-kecil dan didukung mata ini sudah harus pakai kacamata plus! Untunglah Menu Start Windows simbol icon untuk shutdown tetep sama hehehe, akhirnya untuk sementara aku matikan, daripada tambah pusing, sambil nunggu datangnya keyboard dan mouse wireless NEC bawaannya yang lupa dipaketkan. Berikut cara dan kisah selengkapnya saat NEC Lavie LT550/FS  aku Install menggunakan  Windows 7 Ultimate biar berbahasa Inggris-English biar agak ngerti…yang jelas How to laaahh.

Berikut sekilas spesifikasi-package NEC Lavie Touch LT550/FS :


  • OS Windows 7 Home Premium 32-bit (SP1)
  • Software Office Home and Business 2010 + PowerPoint 2010 + OneNote
  • CPU 1.50GHz Intel Atom Z670 (one cores, two threads)
  • Chipset Intel SM35 Express Chipset
  • RAM 2GB DDR2
  • Harddisk Storage 64GB SSD – TOSHIBA THN SNBO64GMC
  • Display 10.1-inch (1280×800) IPS matte widescreen LCD
  • Wireless IEEE 802.11b/g/n, Bluetooth 2.1+EDR Atheros
  • Bluetooth v2.1
  • Camera  1.3 Mega Pixels webcam
  • Docking Station with extra two USB 2.0 ports and a DVD Super Multi drive
  • Ports  2 x USB 2.0, HDMI
  • Card reader SD, SDHC
  • Wireless Keyboard and Mouse by NEC + Mini USB Wireless Modul
  • Daya Tahan Baterai 10.6 jam
  • Dimensi 263×183×15.8mm
  • Berat  729g

Penasaran dan banyaknya kerjaan bikin aku harus cepat-cepat menyelesaikan Instalasi OS Windows 7 Ultimate di Tablet PC NEC Lavie. Mengapa harus Windows 7 Ultimate? Sebelumnya, juga sempat download software Vistalisator yaitu sebuah Tool untuk mempermudah mengubah tampilan bahasa-Display Language Windows Vista atau Windows 7 menjadi MUIMultilingual User Interface language. Tapi percuma akhirnya, ujung-ujungnya kata Microsoft yang bisa diganti-ganti LIPLanguage Interface Packs atau Paket Antar Muka Bahasa cuman Windows 7 Ultimate atau Windows 7 Enterprise Edition, berarti harus upgrade dong, weh emohlah, pasti harus mbayar lagi? Kebetulan yang aku punya DVD Installer Win 7 Ultimate, jadi untuk ini terpaksa harus merelakan Windows 7 Home Premium 32-bit (SP1) Original bawaan-nya. Nggak apalah, yang penting nggak stress saat baca tampilan huruf Jepang di start menu, pop up, windows eksplorer…

Dengan berbekal keyboard dan mouse USB eksternal yang aku tancapkan di USB Port pada Docking Station-nya, aku berhasil masuk Set up BIOS si Lavie Touch ini, yang sebelumnya aku tekan tombol keyboard F2. Tampilan BIOS lumayan interaktif, kita bisa leluasa menggunakan mouse untuk mengatur settingan BIOS ( nggak sempat perhatian, pakai AMI,AWARDS, atau PHOENIX Bios? ).

Ada masalah saat aku harus mengatur untuk first boot device pakai CD-ROM atau DVD-ROM, saat sudah Save Change and Reset BIOS, ternyata booting device pertama masih lewat harddisk padahal DVD Installer sudah aku masukkan di tray DVD Super Multi drive di Docking Station-nya. Kemudian aku matikan terus hidupkan lagi dan masuk BIOS, sampai akhirnya aku pakai Samsung DVD Drive Eksternal USB, tetep! semua masih tidak terdeteksi…setelah aku teliti ternyata opsi Legacy USB support disable, lalu aku enable, aku save dan restart lagi terus masuk BIOS lagi pakai tombol F2, hyaaaaaat, keluar deh semua kedua drive DVD. Satu Samsung DVD eksternal sama DVD drive bawaan Lavie, HL-DT-STD VDRAM GT30N NT01 ( bunyinya gitu tapi merk-nya nggak tau!)

Setelah tidak ada yang mencurigakan lagi di BIOS, aku simpan settingan tersebut dan berhasil dimana booting pertama sudah bisa baca installer windows 7. Tapi sebelumnya sempat DVD Installer aku pindah ke Samsung DVD Eksternal, karena proses pembacaan DVD pada DVD drive bawaan NEC Lavie ini lambat alias lemot dan ngoyo banget! Yach proses Instalasi OS windows 7 selanjutnya berjalan sesuai harapan dan lumayan cepat dengan opsi partisi ulang (otomatis file restorasi hilang-nekat-mesisan wizz, wong mau dijadikan Ultimate).

Yah masalah lagi setelah sukses OS Windows 7 Ultimate 32-bit, di Device Manager masih banyak tanda seru dan tanda tanyanya, minta disuapi driver! Sialnya saat NEC Lavie LT550/FS masih berbahasa Jepang, aku lupa mem-backup file-file drivernya yang ada di drive C. Sambil ditemani Google Translate ( Jepang – Indonesia) terpaksa aku harus browsing sana sini mencari referensi, apa saja kira-kira hardware/komponen di Lavie LT550 yang masih butuh driver. (setahuku Soundcard, Sensor Touch setelah Install OS Win 7 sudah Plug and Play). Akhirnya dengan driver-driver berikut semua warning device di Device Manager hilang :


Download Chipset Intel SM35 Express Chipset-Intel Atom Processor Z6xx Windows 7 Driver

Download Intel Graphic GMA600 PC Tablet Windows 7 Driver 

Download Atheros Wireless LAN for PC Tablet Windows 7 Driver 

Sebagai kelengkapan aku install aplikasi-program/software seperti Office 2007, Skype, Mozilla Firefox 9.01, ACDsee 3.0, Cyberlink Power DVD 7, Avira 2012 Free Antivirus, Smadav, Yahoo Messenger 11,  Adobe Reader 9, Ccleaner, Winamp, Bison-Cam dan software pendukung lainnya, tidak lupa game-game kecil seperti Angry Birds, Palnts vs Zombies serta Zuma. Semua berjalan mulus dan lumayan cepat. Untuk Koneksi Internet, aku coba pakai jaringan/kartu Simpati Telkomsel Flash menggunakan Modem USB HSPA, juga tetep stabil dan normal-normal saja.

Applikasi Windows Tablet

Angry Birds Windows 7

Plants vs Zombie Windows 7

Modem untuk tablet Windows

Kelebihan khusus dari NEC Lavie LT550/FS ini selain comfortable, Touch Screen yang presisi juga sangat mudah digunakan untuk mengeksekusi program-program yang sudah terinstall. Saat ingin mobiling Panel Touch Screen bisa kita lepas pasang dari Docking-nya. Seperti layaknya mouse tinggal sentuh sana sini pada layar panel, sentuh 2x ,kalo klik kanan : target/icon sentuh dengan telunjuk sambil jari tengah menyentuh area kosong di sebelahnya.

Dengan segudang teknologi terbaru dari perangkat-perangkat yang dimilikinya sepertinya kita layak untuk mencobanya, tapi dengan harga-price 100,000 yen/ $1289 USD kalau di Indonesia masih sekitar 12 juta rupiah, setidaknya hanya kalangan tertentu yang betul-betul ‘wajib’ dan mampu membelinya. Kita tunggu saja kehadirannya di Bumi Pertiwi ini…

Selesai, Semoga Berguna.

4 / 5 stars     

Artikel ini ditulis oleh Mazdodot

Yang telah menulis 105 Artikel dalam Blog Kumpulan Artikel.

Nama aslinya Ade Setijo K, pemilik resmi situs dotcomcell.com, melalui blog ini mencoba berbagi ilmu dan pengalaman tentang Desain Web, Handphone, Komputer, Android, Multimedia, Tips Trik, Wordpress...read more >>

{ 0 comments… add one now }

Leave a Comment

Previous post:

Next post: