Setting CDN W3 Total Chace di Cpanel Hosting rumahweb.com

by on 2011/04/07. Updated 2012/10/03 · 19 comments

Gambar CDNDengan asumsi bahwa anda sudah mengenal arti dan paham tentang CDN ( Content Delivery Network ), melalui Artikel ini akan saya share-kan pengalaman cara membuat CDN di Cpanel Hosting rumahweb.com ( Apache Server ) atau bisa share hosting lain yang sejenis, setelah itu konfigurasi atau cara setting cdn dalam Plugin W3 Total Chace di Dashboard Admin WordPress Self-hosting. Langkah selengkapnya sebagai berikut :

1. Masuk di Cpanel Hosting rumahweb.com, pada Menu ‘Domains’ klik submenu ‘Subdomains’.

Gambar Subdomain Cpanel2. Beri nama Subdomain anda misal ‘cdn’ , otomatis pada ‘Document Root’ menjadi ‘public_html/cdn’ ,  kemudian anda klik radio button/tombol ‘Create’.

Gambar Create Subdomain di Cpanel

3. Kembali ke Home Cpanel atau Menu ‘Domains’ , klik submenu ‘Simple DNS Zone Editor’ > klik ‘Delete’ untuk menghapus subdomain yang masih ber’type’ A Record yang telah dibuat dari daftar ‘User-Defined Records’.

Gambar Menghapus A Record CNAME di Cpanel

4. Buat CNAME Record pada subdomain yang telah dihapus/di ‘Delete’ sebelumnya dengan memasukkan nama subdomain, misalnya : www.cdn.dotcomcell.com dan pada kolom/field CNAME masukkan nama domain utama misalnya : dotcomcell.com

Add CNAME Record di Cpanel

Hasil struktur path dari subdomain yang telah dibuat akan seperti ini : /public_html/cdn

5. Pastikan dahulu WordPress core anda letakkan di root directory hosting atau di subdirectory. Kebetulan Blog WordPress saya ‘kumpulan-artikel’ ada di subdirectory dan bukan di root (URL-nya > http://dotcomcell.com/kumpulan-artikel/) , maka via Plugin W3 Total Chace secara otomatis nantinya lokasi/path untuk upload wp-includes dan wp-content beserta isinya akan diletakkan di : /public_html/cdn/kumpulan-artikel .

6. Di folder subdomain yang sudah jadi tersebut buatlah melalui Notepad Windows ,file dengan nama index.php isi file terserah anda. Setelah itu buat juga file .htacces yang kode skrip-nya sebagai berikut :

#RewriteCond %{HTTP_HOST} ^cdn.dotcomcell.com$ [OR]
# cookieless domain for images and stuff
RewriteBase /
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^cdn\.dotcomcell\.com/kumpulan-artikel [NC]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteRule ^(.*)$ http://dotcomcell.com/kumpulan-artikel$1 [R=301,L]
 
 
<IfModule mod_headers.c>
<FilesMatch “\\.(js|css|jpg|png|jpeg|gif)$”>
RequestHeader unset Cookie
Header unset Set-Cookie
Header unset ETag
FileETag None
</FilesMatch>
</IfModule>
# disable directory browsing
Options All –Indexes
 


Keterangan : Ganti text yang berwarna oranye dengan subdomain/domain anda, dan sesuaikan dengan letak di mana blog wordpress anda berada. Simpan kedua file tersebut dan jangan di-upload dahulu sebelum kita selesai melakukan konfigurasi CDN di Plugin W3 TOTAL CHACE.

7. Untuk cara setting cdn Buka Dasboard Admin WordPress Self-Hosting anda dan langsung menuju Menu ‘Performance’>‘General Setting’ W3 Total Chace. Enable opsi CDN dan pilih ‘Self-Hosted/File Transfer Protocol Upload’ di submenu ‘Content Delivery Network’, kemudian simpan perubahan dengan tombol ‘Save change’.

Setting CDN di W3 Total Chace WordPress

8. Kembali pada Menu ‘Performance’ > ‘CDN’ > ‘Configuration’ dan atur konfigurasinya sebagai berikut :

CDN Configuration

Setelah melengkapi semua field di opsi konfigurasi, silahkan melakukan test koneksi antara Setting CDN – W3 Total Chace ini dengan ftp server hosting ( tentunya dengan subdomain baru anda ) melalui klik ‘Test FTP server’. Test koneksi betul jika berwarna hijau ( Test passed ), berwarna merah bila ada yang salah ( Error:…?.., coba lihat apa kesalahannya ). Bila sudah betul/hijau simpan perubahan dengan ‘Save change’.

9. Kembali pada Menu ‘Performance’ > ‘CDN’ > ‘General’ dan atur konfigurasinya dengan mencentang semua opsi yaitu : Host wp-includes/ files ; Host theme files ;  Host minified CSS and JS files ; Host custom files ; Force over-writing of existing files ; Import external media library attachments , sekalian langsung upload file-file yang diperlukan dengan klik tombol di sebelah kanan tiap opsi dan setelah semua file ter-upload, jangan lupa menyimpan perubahan dengan ‘Save change’.

10. Upload file index.php dan .htacces yang telah dibuat pada langkah ke-6 ke server hosting anda melalui Filezilla atau Core FTP .

11. Download Edit wp-config.php anda lewat Filezilla dan edit di Notepad Windows. Tambahkan potongan kode skrip : define(‘COOKIE_DOMAIN’, ‘www.situs-anda.com’); , seperti gambar berikut :

Letak Skrip Cookie Domain

12. Masuk ke  akun Google dan Nonaktifkan/disable Google Analytics pengaturan cookie untuk subdomain baru anda, untuk itu kode skrip pelacakan – snippet - Tracking Code Google Analytics harus sedikit diubah seperti berikut :

<script type=”text/javascript”>
 
var _gaq = _gaq || [];
_gaq.push([‘_setAccount’, ‘UA-10224692-2‘]);
_gaq.push([‘_setDomainName’, ‘ www.dotcomcell.com ‘]);
_gaq.push(['_trackPageview']);
 
(function() {
var ga = document.createElement(‘script’); ga.type = ‘text/javascript’; ga.async   = true;
ga.src = (‘https:’ == document.location.protocol ? ‘https://ssl’ : ‘http://www’) + ‘.google-analytics.com/ga.js’;
var s = document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; s.parentNode.insertBefore(ga, s);
})();
 
</script>


Keterangan : Ganti text yang berwarna orange dengan kode akun Google Analytics dan situs/blog MILIK anda atau bisa pelajari lebih banyak di gaConceptsCookies .

13. Setelah semua setting ( terutama pada konfigurasi CDN ) selesai, ada kemungkinan harus kembali ke ‘Performance’ > ‘General Settings’ klik ‘deploy’ , terus akan terlihat  ‘Preview settings succesfully deployed’ > ‘Disable’ > ‘Save changes’ , kemudian keluar ‘Preview settings succesfully disable’ , terakhir klik ‘Empty Page Cache’ dan ‘Empty Minify Cache’.

14. TEST! jika anda masih berada di lingkungan Dashboard Admin WordPress memakai Mozilla browser, bukalah situs anda memakai browser Internet Explorer-IE atau browser lain , kemudian klik ‘View’ > ‘Source’ dan scrol ke bawah, jika tidak terjadi error setidaknya ada info seperti gambar berikut berarti Cara Setting CDN Self-hosted W3 Total Chace WordPress Self-hosting anda sudah berhasil!

Info Footer W3 Total Chace

15. Lengkapi dengan Install add-on Yslow-Yahoo atau Page Speed-Google dalam Firefox browser untuk melihat hasil yang lebih akurat tentang informasi kinerja ( performance ) halaman web anda setelah mengaktifkan CDN.

Selesai…semoga Tutorial ini berguna.

Sumber :

m-alwi.com | cara-membuat-cdn-dengan-subdomain

strictlyonlinebiz.com | create-subdomain-cpanel , speed-up-wordpress-with-w3-total-cache

ravelrumba.com | static-cookieless-domain > Serving Static Content from a Cookieless Domain

code.google.com | asyncTracking

zemalf.com | w3-total-cache > Kung fu For WordPress

wordpress.org | w3-total-chace > Forum Topic

wpbeginner.com | How to Install and Setup W3 Total Cache for Beginners

Review www.dotcomcell.com on alexa.com

5 / 5 stars     

Artikel ini ditulis oleh Mazdodot

Yang telah menulis 105 Artikel dalam Blog Kumpulan Artikel.

Nama aslinya Ade Setijo K, pemilik resmi situs dotcomcell.com, melalui blog ini mencoba berbagi ilmu dan pengalaman tentang Desain Web, Handphone, Komputer, Android, Multimedia, Tips Trik, Wordpress...read more >>

{ 19 comments… read them below or add one }

Pressure April 10, 2011 at 3:18 AM

Mantap gan artikel cdn nya…terimakasih posting nya

Reply

Hafid May 20, 2011 at 5:13 PM

Nice tuts, tapi kok file .rar-nya ada passwordnya… gak bisa buka dunk.

Reply

mazdodot May 21, 2011 at 8:06 AM

Betul memang aku password, saat bro buka file rar sebenarnya di kolom info ( kanan ) ada petunjuk untuk kirim permintaan pass ke email : mazdodot@gmail.com , bukan apa2 kok, sekedar untuk pendataan biasa kok…gitu. thxs supportnya.

Reply

zikri August 2, 2011 at 4:58 AM

Kalau Teman2 Butuh Template Wordpress Gratis yang Premium coba Klik di http://www.telecallweb.com disana saya liat banyak yang premium diberikan secara Gratis lho!!

Reply

Genny Banter March 5, 2012 at 2:05 AM

What a great blog! I agree with you

Reply

cangkir March 8, 2012 at 2:48 PM

asli paling mantep sharenya sam.,.
sangat jelas dan detail, dan tentunya sangat membantu :D
matur suwun sam.,.
sukses selalu buat sampean.,.

Reply

Lyndon Zmolek March 24, 2012 at 1:46 AM

That’s a fantastic post, done well. I believe I would create my personal weblog way too.

Reply

Jose Volpone March 24, 2012 at 12:42 PM

i dont know what to say except that i have enjoyed reading your blog.

Reply

mazdodot March 24, 2012 at 8:29 PM

Okay, mister, thankyou for your few comments.

Reply

Tyree Mosiman March 24, 2012 at 9:52 PM

Finally I found amazing content on your site, keep posting like this, Its very helpfull.

Reply

Meri Chinetti March 27, 2012 at 4:21 AM

Hi! I was surfing and found your blog post… nice! I love your blog. Cheers!

Reply

Amee Shewmaker March 31, 2012 at 10:18 AM

I really enjoy reading it. Visit my website! =)

Reply

Johnnie Sharley April 8, 2012 at 4:01 PM

bonjour i found your blog today and I have read some great articles over here

Reply

Carol Fadness April 8, 2012 at 7:47 PM

i wonder what i should do

Reply

isnu April 20, 2012 at 5:00 AM

gan cara non-atifkan plugin w3 total cache lewat cpanel gimna? abis pindah hosting.. blog gw jadi berantakan…
bales lewat email ea…

Reply

mazdodot April 20, 2012 at 8:49 AM

Aku belum pernah pindah hosting, jadi kasus semacam ini belum pernah aku alami. Tapi selama semua data terbaru (wp-) sudah ke simpan/backup, nggak ada masalah (termasuk export database mySQL). Coba hubungi Teknisi di Hosting kamu yang baru. Karena ada kemungkinan perbedaan Server…pakai Apache, engine-x (Nginx) atau yang lain, itu berpengaruh di output W3TotalChace. Harusnya sebelum pindah hosting kamu mainkan Data lewat Localdisk localhost menggunakan WHAM atau XAMPP. Kalo pake localhost OKE, berarti siap di migrasi!

Solusi:
Berhubung sudah berantakan, coba kamu delete file2 yang berhubungan dengan W3totalchace…setelah bersih coba upload file index.php (ambil dari hasil extrak-an WP terbaru 3.3.1, atau yang kamu pakai saat ini ) ke root direktori (public_html) >>>satu folder dengan wp-content,wp-admin dll >>>setelah itu refresh/reload site lewat browser…

Reply

andy May 24, 2012 at 8:20 AM

saya mau coba buat hostinganku yg di dracoola. doain semoga berhasil gan

Reply

Amisam February 6, 2013 at 10:48 AM

Om, kalo ga pake FTP gimana ? Selama ini langsung c-panel. Pengelolaan file, ya pake file manager. Install2 ya pake softaculous atau fantastico

Reply

Ade Setijo K February 6, 2013 at 6:26 PM

Pakai tool apapun terserah, yang penting hasil tetap sama, ok…

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: